Kamis, 19 Januari 2012

PROGRAM KEGIATAN SASTRA MASUK DESA

Program-program yang kami rancang merupakan program-program yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat desa. Sehingga dalam pelaksanaannya tidak setiap desa akan mendapatkan porsi program yang sama. Program-program yang telah dirancang diantaranya:
1.      Pemutaran film
Film yang diputar merupakan film-film yang memiliki nilai sastra, nilai pendidikan, nilai budaya, dan nilai sosial, khususnya yang dapat mendorong kehidupan masyarakat desa lebih harmonis. Film yang akan diputar diantaranya: “Di Bawah Lindungan Ka’bah, Laskar Pelangi, dll.
2.      Lomba baca puisi antarwarga desa
Lomba ini dikhususkan bagi warga desa yang telah berusia di atas 17th (bukan untuk pelajar). Lomba ini bertujuan agar masyarakat desa dapat merasakan atmosfer kegiatan sastra.
3.      Menulis dongeng serempak
Kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan kembali tradisi dongeng di kalangan masyarakat. Melihat kondisi dan tradisi dongeng yang mulai luntur dan ditinggalkan oleh anak-anak dan remaja sekarang. Padahal kami yakin bahwa sesungguhnya ribuan dongeng/ mitos/ legenda tersebar di lingkungan masyarakat desa, namun masyarakat tidak menyadarinya.
4.      Workshop/ pelatihan menulis
Kegiatan ini ditujukan untuk pelajar tingkat sekolah dasar (SD). Dalam kegiatan ini nanti pelajar SD akan dilatih dan dibiasakan menulis dongeng, puisi/ sajak, dan buku harian. Sehingga tumbuh kesadaran dalam diri mereka untuk menulis: menulis usia dini (MUD).
5.      Pagelaran sastra dan budaya
Membangkitkan kembali gairah bersastra dan acara-acara budaya di lingkungan masyarakat desa melalui pagelaran sastra dan budaya. Kegiatan ini berisi acara pembacaan puisi, musikalisasi puisi, drama atau teater, dan penampilan kesenian-kesenian rakyat yang berkembang di setiap desa.
6.      Sarasehan sastra
Dialog antara warga dan penggiat sastra mengenai geliat sastra di masyarakat desa terutama mengenai perkembangan dongeng, mitos, dan atau legenda di desa tersebut. Selain itu juga membahas mengenai hubungan sastra dan perkembangan budaya di desa.
7.      Diskusi buku
Buku yang akan dibahas adalah buku-buku yang relefan bagi masyarakat desa, diantaranya buku pertanian, buku kehidupan sosial, buku budidaya pangan, dan lain-lain.
8.      Memberdayakan perpusatakaan desa
Untuk menunjang perkembangan sastra di desa maka harus dibangun terlebih dahulu pondasi membaca yang kuat, salah satu pondasi tersebut adalah fasilitas membaca yang cukup bagi masyarakat desa. Maka salah satu kegiatan kami adalah membangun perpustakaan desa sehingga masyarakat dapat memiliki dan menikmati gemar membaca.

Itulah delapan program kegiatan Sastra Masuk Desa. Tidak menutup kemungkinan pelaksanaannya di lapangan program akan bertambah apabila masyarakat desa tempat dilaksanakannya kegiatan memiliki ide atau gagasan tentang program yang ingin digelar di desa tersebut.

Selasa, 10 Januari 2012

Tempat pelaksanaan kegiatan Sastra Masuk Desa

Berikut daftar 31 desa dan rute perjalanan Sastra Masuk Desa 2012 di Jawa Barat dan sekitarnya:

No
Desa
Kecamatan
Kota/ Kabupaten
1
Jonggol
Jonggol
Bogor
2
Parungkuda
Parungkuda
Sukabumi
3
Gunung Bentang
Sagaranten
Sukabumi
4
Selagedang
Cibeber
Cianjur
5
Kertajaya
Ciranjang
Cianjur
6
Cimahi
Cimahi
Cimahi
7
Cibaduyut
Bojongloa Kidul
Bandung
8
Ledeng
Cidadap
Bandung
9
Lembang
Lembang
Bandung Barat
10
Pangalengan
Pangalengan
Kab. Bandung
11
Neglasari
Majalaya
Kab. Bandung
12
Mekarjaya
Tarogong Kaler
Garut
13
Karangmulya
Malangbong
Garut
14
Manonjaya
Manonjaya
Tasikmalaya
15
Singaparna
Singaparna
Tasikmalaya
16
Kawali Mukti
Kawali
Ciamis
17
Babakan
Pangandaran
Ciamis
18
Darma
Darma
Kuningan
19
Mulyasari
Losari
Cirebon
20
Maniis
Cingambul
Majalengka
21
Wanahayu
Maja
Majalengka
22
Cibitung
Buah Dua
Sumedang
23
Karang Layung
Sukra
Indramayu
24
Kalijati Timur
Kalijati
Subang
25
Pagaden
Pagaden
Subang
26
Cipicung
Sukatani
Purwakarta
27
Wanasari
Wanayasa
Purwakarta
28
Rengasdengklok Selatan
Rengasdengklok
Karawang
29
Cijati
Cibarusah
Bekasi
30
Teluk Naga
Teluk Naga
Tangerang
31
Sawangan Lama
Sawangan
Depok